Menutup Buku Kehidupan 2009, Menyiapkan Baru Baru 2010

Berbagai Bencana karena alam, Musibah karena kelalaian manusia, dan Bahaya yang datang tanpa disadari, sesungguhnya datang dan pergi silih berganti mewarnaii Tahun 2009.

Demikian halnya dengan kesedihan, ketamakan, kesombongan, kebodohan, kebencian, kesalahan, ketakutan, kerusuhan juga selalu mengisi buku kehidupanmu di Tahun 2009 ini.

Kebahagiaan, keberuntungan , kedamaian, keberhasilan, kesuksesan, ketenangan, keindahan, karena Ketegaran, kesederhanaan, kematangan, kesabaran, kedewasaan, dan kebijaksanaan…
Juga selalu meliputi buku harian kita di tahun 2009.

Perlu diingat apa yang telah terjadi dan menimpa Bangsa, Negara, Orang tua, Guru, saudara, sahabat, teman, maupun diri sendiri. Dari orang yang terdekat dengan kita, dari orang yang paling kita cintai, dari orang yang bersebrangan dengan kita, dari orang yang menjadi musuh kita, semua tidak lepas dari kondisi-kondisi diatas…

Semuanya itu perlu disadari sebagai bagian dari proses perjalanan dan keragaman di Tahun 2009 sendiri. Membuat kita merenung dan terus merenung. Karena kondisi yang sama akan terjadi setiap tahunnya, terutama tahun 2010. Masalahnya terletak pada siap atau tidak siap kita menghadapi dan menjalaninya…….

Dengan hasil dari perenungan itu, semoga kita akan jauh lebih siap untuk melangkah dengan mantap, walau dengan kedua kaki yang kadang berjalan terhuyung, perlahan, terseret, tetapi dua kaki ini juga akan akan mengajak kita smeua untuk berlari, berpacu dengan kebahagiaan dan kesuksesan di Tahun-tahun mendatang.

Mengapa masih menyesali hal-hal yang tidak baik yang telah terlewati? mengapa masih terpaku pada masa kemarin?
mengapa tidak kita sadari dan melepaskan sesutau yang mengganjal di hati?
Sudah waktunya kita melihat dan merenung kembali diari dan catatan buku kehidupanmu sendiri di tahun 2009.
dengan merenungkan semua proses yang telah terjadi, maka pencerahan baru akan kau dapatkan hari ini…
masih ada satu hari untuk membaca semua tulisanmu sendiri tentang Buku Kehidupanmu yang telah kau tulis selama satu tahun ini…
Dan kemudian persiapkan dirimu untuk menutup buku lama di Tahun ini.

Persiapkan dua buku baru untuk ditulis di Tahun 2010.
Satu buku yang akan kau hiasi dengan tinta emas tentang semua kebajikan, dan kenangan manismu.
dan Satu buku lagi yang akan diisi dengan tinta merah tentang hal-hal yang membuat sedih, hal-hal yang membuatmu jatuh dalam keterpurukan, hal-hal yang tidak indah….
untuk dijadikan bahan renungan di Tahun 2011 nantinya……

Dengan menyadari hal ini, maka kau akan melihat grafik kehidupan diri sendiri, sebelum buku kehidupan itu akan dibacakan setalah kematianmu.
Lebih baik membuat dan membaca buku kehidupanmu sendiri saat ini, memperbaiki yang harus diperbaiki dan membuang apa yang perlu dibuang………

Selamat Berjuang!
Selamat Tinggal 2009
Selamat Datang 2010.
Walau ada yang datang dan ada yang pergi,
tetapi Mudita Center tetap setia menemani kita semua.

Salam Mudita,
Mudita Center

Leave a Reply